Waspada! 4 Jenis Makanan Ini Bikin Kolesterol Tinggi

Penjual melayani pembeli di Pasar Jabon kawasan Jakarta, Selasa (3/1/2023). Harga daging sapi di DKI Jakarta di setelah Nataru  terpantau ada di harga tinggi. (CNBC Indonesia / Tri Susilo)

Kadar kolesterol jahat yang tinggi di tubuh dapat membahayakan. Kondisi ini biasanya ditandai dengan keberadaan low-density lipoprotein (LDL) yang mengendap di dinding arteri seseorang.

Keberadaan LDL dapat menyebabkan arteri menyempit yang bisa memicu berbagai masalah kesehatan, terutama jantung koroner. Kendati begitu, bagi kamu yang tubuhnya tengah dipadati Lipoprotein jenis LDL ini tak perlu panik dengan langsung banyak mengonsumsi obat-obatan.

Kabar baiknya, menurunkan kolesterol tinggi ternyata bisa dengan cara mengatur pola makan dan menjalani gaya hidup yang sehat.

Berikut adalah empat makanan terburuk yang dapat membuat kolesterol tinggi dan patut dihindari, menurut menurut Dr. Elizabeth Klodas, ahli jantung dari Amerika Serikat (AS) yang dikutip CNBC International.

1. Daging merah

Penderita kolesterol patut menghindari daging merah termasuk burger, iga, steak, dan daging babi. Jika Anda tidak ingin memotong konsumsi daging merah sama sekali, fokuslah pada daging tanpa lemak dalam jumlah kecil sekitar tiga ons dan makan daging merah paling banyak seminggu sekali.

Namun perlu diingat bahwa unggas juga mengandung lemak jenuh, jadi menghindari daging merah tidak berarti Anda harus makan ayam sebab keduanya harus dikurangi.

Lalu apa yang harus dimakan? Anda bisa mengkonsumsi ikan dan kerang. Udang juga dapat dikonsumsi asal tanpa bumbu mentega. Beberapa pilihan protein tanpa lemak yang lezat lainnya adalah ikan berdaging putih seperti tilapia, halibut, cod, dan bass.

2. Makanan yang digoreng

Menggoreng makanan biasanya meningkatkan jumlah kalori karena lemak jenuh atau trans dan kolesterol diserap oleh makanan selama proses penggorengan berlangsung. Sehingga sebaiknya makanan goreng-gorengan harus dihindari.

Lalu apa yang harus dimakan? Kentang panggang, kangkung atau brokoli yang dipanggang hingga garing. Jika tak tahan ingin makanan-makanan yang digoreng, Anda dapat menggunakan air fryer yang menggunakan lebih sedikit lemak.

3. Daging olahan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengklasifikasikan daging olahan seperti bacon, hot dog, dan salami sebagai karsinogen. Daging olahan juga mengandung sodium dan lemak jenuh.

Lalu apa yang harus dimakan? Jawabannya tidak ada. Klodas menyebut lebih baik memang mengurangi produk-produk daging olahan dan jadikan mereka suguhan acara khusus, bukan makanan harian.

4. Makanan yang dipanggang

Biskuit, kue, dan kue kering yang diproduksi secara massal seringkali padat kalori, rendah nutrisi, dan mengandung banyak lemak, terutama lemak jenuh seperti mentega dan mentega putih serta gula. Semua ini adalah penyebab besar kolesterol tinggi.

Lalu apa yang harus dimakan? Usahakan memanggang kue sendiri di rumah, sehingga Anda dapat mengendalikan jumlah dan jenis lemak dan gula yang digunakan untuk panganan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*