Warga Makin Candu Instagram, Zuckerberg Beberkan Fakta Ini

This Friday, Aug. 23, 2019 photo shows the Instagram app icon on the screen of a mobile device in New York. (AP Photo/Jenny Kane)

Meta, perusahaan induk Facebook dan Instagram, baru saja mengumumkan pertumbuhan pendapatan 3% di Q1 2023 secara tahun-ke-tahun (YoY) menjadi US$ 28,6 miliar atau setara Rp 421 triliun.

CEO Meta, Mark Zuckerberg, mengatakan salah satu penyebabnya adalah Reels, yakni fitur serupa TikTok. Dalam pemaparannya, Zuckerberg mengatakan warganet makin candu dengan Instagram berkat Reels.

Durasi yang dihabiskan warganet secara keseluruhan naik 24% sejak Reels diluncurkan.

“Reels terus menjadi pusat perhatian. Warganet membagikan konten Reels lebih dari 2 miliar kali setiap harinya. Angka itu naik 2 kali lipat dalam 6 bulan terakhir,” kata Zuckerberg, dikutip dari YahooFinance, Kamis (27/4/2023).

Selain Reels, Zuckerberg juga mengatakan pertumbuhan perusahaan didalangi penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI). Menurut dia, investasi Meta terhadap AI membantu menggenjot konten Reels ke pengguna yang lebih luas.

“Investasi kami dalam membuat rekomendasi dan sistem ranking telah membuahkan hasil. Pengguna bisa lebih mudah bertemu dengan konten yang mereka cari di Reels dan iklan,” ia menambahkan.

Perusahaan tak merinci lebih dalam berapa pengguna aktif hariannya (DAU) di Reels. Namun, Meta mengatakan pengguna aktif bulanannya (MAU) untuk portofolio media sosialnya secara kolektif (Facebook, Instagram) naik 5% YoY menjadi 3,8 miliar. Di sisi lain, Facebook memperlihatkan peningkatan 4% YoY untuk DAU-nya menjadi 2 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*