Orang Pintar Biasa Gunakan 11 Kalimat Ini, Coba Yuk!

jas Savile Row Co

Kecerdasan seseorang bisa terlihat dari cara mereka berbicara dan mengambil keputusan. Orang yang cerdas dapat membaca situasi hingga menggunakan pilihan kalimat yang tepat saat berbicara.

Berdasarkan penelitian dari The Journal of Social Psychology, kecerdasan emosional merupakan sebuah aset yang langka dan berharga. Pasalnya, kecerdasan emosional dapat membantu seseorang membangun dan memperkuat hubungan, meredakan konflik, dan meningkatkan kepuasan kerja.

Setidaknya terdapat 11 kalimat yang sering diucapkan oleh orang dengan kecerdasan emosional tinggi. Berikut paparannya yang dikutip CNBC Make It.

1. “Saya tidak paham apa yang salah, bisakah kamu menjelaskannya?”

Melalui kalimat ini, Anda dapat menunjukkan bahwa Anda sadar ada sesuatu yang kurang baik pada lawan bicara. Namun, alih-alih bereaksi negatif, Anda bisa memancing mereka untuk mengungkapkan perasaan dan masalahnya melalui kalimat “Saya tidak paham apa yang

salah, bisakah kamu menjelaskannya?”.

2. “Maksudnya bagaimana, ya?”

Bila tidak memahami apa yang disampaikan orang lain, orang dengan kecerdasan emosional yang baik biasanya akan meminta klarifikasi atau penjelasan terhadap orang tersebut.

Hal itu biasanya dilakukan agar mereka bisa memahami orang lain dengan tepat sehingga tidak terjadi miskomunikasi. Dengan demikian, hubungan interpersonal yang baik dan berkualitas pun akan tetap terjaga.

3. “Kerja bagus!”

Mengakui dan menghargai pencapaian orang lain adalah salah satu hal penting yang biasanya dilakukan oleh seseorang dengan tingkat kecerdasan emosional yang tinggi.

Selain mampu meningkatkan kepercayaan diri seseorang, apresiasi atas kerja keras juga bisa membangun suasana yang positif.

4. “Saya butuh saran Anda”

Orang-orang cerdas tidak pernah menutup diri terhadap ide, saran, atau peluang baru. Disebutkan, orang-orang cerdas bersedia menerima dan mempertimbangkan pandangan lain dengan nilai dan wawasan luas. Selain itu, mereka juga terbuka untuk solusi alternatif.

Maka dari itu, tidak jarang orang-orang cerdas meminta saran orang lain bila menghadapi suatu kondisi.

5. “Situasi ini membuat saya khawatir”

Saat ada masalah, orang yang cerdas secara emosional biasanya tidak berfokus pada orang yang menjadi penyebab, tetapi pada situasi secara keseluruhan.

Dengan mengungkapkan bahwa ada situasi yang membuat Anda khawatir, Anda tidak akan terlihat menyalahkan seseorang atau menempatkan mereka pada posisi tersudut. Sebaliknya, Anda menjelaskan bagaimana perasaan Anda tentang apa yang terjadi.

6. “Maafkan saya”

Salah satu tanda orang dengan kecerdasan emosional yang tinggi adalah memiliki sifat rendah hati. Biasanya, mereka tidak akan malu untuk meminta maaf dan mengakui kesalahan yang sudah diperbuat.

7. “Terima kasih”

Serupa dengan “Tolong,” dan “maaf,”, “Terima kasih,” adalah salah satu dari ‘kata-kata ajaib’ yang penting untuk diucapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui ucapan terima kasih, lawan bicara akan merasa lebih dihargai atas usahanya.

Kata “Terima kasih,” tidak hanya bisa diucapkan ketika menerima hadiah, tetapi juga bila memperoleh bantuan, pujian, hingga mengha

8. “Boleh tolong dijelaskan?”

Orang dengan kesadaran diri yang rendah biasanya hanya peduli dengan pikiran dan pendapatnya sendiri. Namun, orang yang cerdas secara emosional justru membutuhkan pendapat dari orang lain.

Selain itu, orang dengan kecerdasan emosional biasanya berkomunikasi dengan cara mendorong orang lain untuk turut mengungkapkan opini mereka. Lalu, opini-opini tersebut dijadikan sebagai kesempatan untuk mempelajari hal baru.

9. “Saya paham apa yang kamu rasakan”

Orang cerdas biasanya selalu bisa merasakan apa yang dipikirkan atau dialami orang lain. Sejumlah psikolog berpendapat bahwa empati adalah komponen inti dari kecerdasan emosional.

Empati merupakan kemampuan untuk turut merasakan pikiran, perasaan, atau keadaan dari sudut pandang orang lain. Empati adalah komponen kunci dari kecerdasan emosional.

Kecerdasan ini mengacu pada kemampuan seseorang untuk memahami emosi dan mengekspresikannya dengan cara yang sehat dan produktif.

Melalui ungkapan bahwa Anda memahami orang lain, Anda bisa menciptakan lingkungan yang kooperatif.

“Saya mengerti maksud Anda,” dan “Saya memahamimu,” menandakan bahwa Anda benar-benar mendengarkan dan membuka jalur komunikasi.

10. “Saya mengerti apa yang kamu katakan, tapi…”

Menurut pakar psikologi, ungkapan ini menyoroti aspek lain dari kecerdasan emosional, yakni kemampuan untuk bertindak secara diplomatis ketika berhadapan dengan situasi yang sulit.

Seseorang dengan kecerdasan emosional yang tinggi biasanya mengungkapkan rasa tidak setujunya dengan cara yang bijaksana demi mencapai solusi yang disepakati bersama.

11. “Bagaimana perasaan kamu?”

Memahami dan berempati terhadap perasaan orang lain dapat membuat seseorang jadi lebih merasa diakui dan dihormati. Biasanya, orang yang memiliki kecerdasan emosional akan berusaha untuk menempatkan diri dengan posisi lawan bicaranya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*