Banjarmasin Kiamat Analog, Ini Cara Pasang STB ke TV Tabung

Sejumlah penjual toko elektronik berjaga menunggu pembeli di Kawasan Glodok, Jakarta, Selasa, 1/11.  (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pemerintah besok mulai mematikan siaran TV analog di Kalimantan, dengan Banjarmasin sebagai wilayah pertama. Untuk tetap menyaksikan acara televisi kesayangannya, warga Banjarmasin dan sekitarnya harus pindah ke siaran digital.

Peralihan dari siaran analog ke siaran TV digital akan dilakukan di Banjarmasin pada Senin (20/3/2023) pukul 24:00 waktu setempat.

Direktur Penyiaran Ditjen PPI Kementerian Kominfo, Geryantika Kurnia menjelaskan jadwal tersebut berdasarkan koordinasi dengan berbagai pihak. Mulai dari pemerintah daerah, lembaga penyiaran, dan stakeholder, serta capaian distribusi set-top-box (STB) pada keluarga miskin.

“Berdasarkan koordinasi dengan Pemda, Lembaga Penyiaran dan stakeholder serta berdasarkan capaian distribusi STB untuk keluarga miskin tanggal 18 Maret 2023 telah disepakati untuk memprioritaskan analog switch off (ASO) pada 20 Maret 2023 pukul 24.00 waktu setempat di wilayah Kalimantan Selatan 1 (Kota Banjarmasin dan 4 Kabupaten/Kota sekitarnya),” kata Gery kepada CNBC Indonesia, Minggu (19/3/2023).

Terdapat lima wilayah di Kalimantan Selatan-1 yang terdampak program Analog Switch Off (ASO) besok. Berikut daftarnya:

1. Kota Banjarmasin
2. Kota Banjarbaru
3. Kabupaten Banjar
4. Kabupaten Barito Kuala
5. Kabupaten Tanah Laut

Untuk menyaksikan siaran TV digital, masyarakat Banjarmasin dan sekitarnya perlu menyiapkan perangkat TV digital. Namun jika tidak ada, bisa menggunakan set top box (STB) dan memasangnya di perangkat analog yang dimiliki.

Cara mencari sinyal TV digital

Jika ingin pindah ke TV digital, berikut adalah hal yang harus diperhatikan saat mencari sinyal TV digital:

1. Kualitas Antena

Salah satu cara untuk mengatasi kendala sinyal adalah mengecek kualitas antena. TV dan STB perlu antena untuk menangkap siaran digital, termasuk mengenai lokasi dan ukurannya yang berpengaruh.

Jika berada pada area yang dikelilingi gedung tinggi, jangan menggunakan antena berukuran lebih kecil. Karena akan kesulitan mendapatkan sinyal yang kuat.

2. Posisi Antena

Posisi antena juga memengaruhi kemampuan perangkat mendapatkan sinyal. Ini penting bagi yang tempat tinggalnya di tempat yang penuh dengan bangunan. Antena bergerak sedikit, maka akan mempengaruhi kualitas sinyal yang diterima.

Selain itu antena bisa saling berebut sinyal dengan antena lain. Hal tersebut sama seperti smartphone yang digunakan pada area padat, jadi perlu beri jarak antara antena digital.

3. Masalah Kabel

Masalah lainnya kemungkinan berasal dari komponen jack atau colokan rusak. Ini bisa disebabkan oleh kotor atau penyok dan tidak terhubung dengan sempurna. Dengan begitu membuat sinyal tidak bisa ditangkap dengan sempurna.

4. Setelan STB

Terakhir kemungkinan masalah ada pada setelan STB. Perangkat memiliki setelah yang berbeda, jadi sebelum menggunakan pastikan membaca lebih dulu memastikan pengaturan telah tepat. Jangan lupa hanya membelinya yang telah sertifikasi resmi Kominfo.

5. Cari frekuensi

Jika tidak ditemukan permasalahan pada setelan di atas, siaran tv digital bisa dicari seperti siaran tv analog. Siaran tv digital bisa dicari secara otomatis di menu pilihan pencarian sinyal seperti halnya saat mencari siaran analog.

Di wilayah yang masih tersedia dua macam siaran, analog dan digital, televisi akan menampilkan dua jenis siaran yang berbeda. Untuk tv siaran digital, nama stasiun tv akan ditampilkan secara otomatis.

Cara memasang STB TV digital

Sementara itu, jika Anda menggunakan TV analog masih bisa menikmati siaran TV digital dengan memasang STB. Simak cara berikut untuk memasang dan menyetel perangkat STB:

  • Pastikan daerah sudah tersedia siaran televisi digital
  • Pastikan memiliki antena UHF, yakni antena luar ruangan dan dalam ruangan
  • Selain itu juga memastikan TV telah dilengkapi dengan set top box DVBT2 untuk menerima siaran TV digital’
  • Pastikan TV analog dalam kondisi mati
  • Cabut kabel antena
  • Sambungkan kabel antena ke porta di STB (ant in)
  • Sambungkan kabel HDMI dari porta di STB ke TV analog
  • Sambungkan dengan kabel AV untuk TV analog yang belum mendukung HDMI
  • Nyalakan STB dan TV analog
  • Masuk ke menu pengaturan TV analog
  • Pilih mode AV
  • Pilih opsi pencarian saluran
  • Setelah daftar saluran muncul, pilih simpan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*