5 Fakta Pele: Hidup Sekali, Tapi Juara Piala Dunia Tiga Kali

Legenda sepak bola Brasil Pele meningggal dunia pada usia 82 tahun.

Legenda sepak bola asal Brasil, Pele, meninggal pada usia 82 tahun di Rumah Sakit Albert Einstein, Sao Paulo, Jumat (30/12/2022). Sang legenda tutup usia akibat mengidap kanker kolon atau kanker usus besar yang menyebabkan terjadinya sejumlah kegagalan fungsi organ.

Nama Pele tidak mungkin asing di telinga para pecinta sepak bola di seluruh dunia, terlebih Brasil. Sebab, pria kelahiran Minas Gerais, Brasil ini tiga kali menyumbangkan gelar juara dunia bagi negaranya selama 21 tahun berkarier di lapangan hijau.

Berikut 5 fakta Pele, pemilik gelar Pemain Terbaik Abad ke-20.

1. Satu-satunya Pemain yang Tiga Kali Menang Piala Dunia

Pada 2012, FIFA resmi memberikan gelar Greatest of All Time (GOAT) pada Pele. Sebelumnya, Komite Olimpiade Internasional pun sepakat untuk menyebut Pele sebagai Athlete of The Century pada 1999.

Kedua gelar tersebut memang pantas untuk diberikan kepada Pele, salah satu alasannya adalah karena O Rei menjadi satu-satunya pemain di dunia yang berhasil meminang trofi Piala Dunia sebanyak tiga kali, yaitu pada 1958, 1962, dan 1970 dari empat kali keikutsertaannya.

Hingga saat ini, belum ada pemain sepak bola di dunia yang bisa mengalahkan rekor Pele satu ini, termasuk penyabet gelar GOAT terbaru, Lionel Messi.

2. Pernah Menjadi Menteri Olahraga Brasil

Di luar lapangan hijau, Pele memiliki karier yang cukup unik. Pasalnya, legenda Santos FC ini pernah diangkat sebagai Menteri Olahraga Brasil pada 1995 hingga 1998. Posisi tersebut diperoleh setelah dirinya ditunjuk langsung oleh Presiden Brasil, Fernando Henrique Cardoso.

Selama mengemban jabatan menteri olahraga, Pele membuat sejumlah program penting bagi olahraga Negeri Samba, seperti memberantas korupsi di sepak bola Brasil melalui usulan Undang-undang (UU) anti korupsi sepak bola Brasil, Pele Law.

3. Catatan Gol Selalu Diperdebatkan

Hingga saat ini, total jumlah gol Pele di sepanjang kariernya selalu menjadi perdebatan dan jumlahnya berbeda-beda. Namun, dipastikan bahwa pemilik nomor punggung 10 ini telah membobol gawang lawan lebih dari 1000 kali.

Berdasarkan catatan pada laman resmi FIFA, ‘Perola Negra’ telah mencetak 1.281 gol dalam 1.363 laga. Namun, jumlah tersebut juga mencakup catatan laga tak resmi, seperti pertandingan persahabatan bersama Santos dan New York Cosmos.

Diketahui, Pele menghabiskan hampir seluruh kariernya di Santos FC, yaitu 19 tahun. Dengan demikian, sebagian besar golnya disumbangkan untuk salah satu klub raksasa Brasil tersebut, yakni 643 gol dalam 656 penampilan kompetitif. Lalu, 64 gol sisanya diciptakan selama membela New York Cosmos dalam 107 laga.

Sementara itu untuk Tim Nasional (Timnas) Brasil, Pele telah mencatatkan 77 gol dari 92 pertandingan. 12 gol di antaranya dicetak selama laga di Piala Dunia. Berkat hal tersebut, dirinya sukses menjadi top skor Brasil sepanjang masa.

4. Hattrick Terbanyak Sepanjang Masa

Pele dikenal sebagai pemain yang sangat produktif. Dilansir dari Foottheball, selain subur dalam mencetak gol, ‘Sang Raja’ juga subur dalam mencetak banyak hattrick. Tercatat, dirinya telah mencetak rekor 92 hattrick.

Bahkan, Guinness World Records mengakui rekor ini saat Pele bermain untuk Santos, New York Cosmos, dan timnas Brasil. Berkat ketajamannya itu, Pele memenangkan 37 trofi.

5. Tidak Pernah Memenangkan Ballon d’Or

Hingga tutup usia, ‘Mutiara Hitam’ menjadi satu-satunya pemain yang pernah menjuarai Piala Dunia sebanyak tiga kali, namun tidak pernah menerima penghargaan Ballon d’Or.

Pada 1958, Ballon d’Or jatuh ke tangan Raymond Kopa (Prancis) yang membawa Les Bleus meraih tempat ketiga di Piala Dunia pada tahun tersebut. Lalu pada 1962, giliran Josef Masopust yang terpilih menjadi pemenang bola emas tersebut usai Cekoslovakia menjadi runner-up Piala Dunia. Sedangkan pada 1970, Ballon D’or diraih Gerd Mueller yang pada kala itu membawa Jerman meraih medali perunggu di Piala Dunia pada tahun yang sama.

Alasan Pele tidak pernah menerima salah satu penghargaan paling bergengsi bagi individu sepak bola itu karena ada aturan spesifik yang dijalankan majalah France Football selaku penyelenggara Ballon D’or.

Sebelum 1995, France Football hanya memberikan Ballon d’Or kepada para pemain sepak bola kelahiran Eropa. Namun, pada 2007 France Football sepakat untuk mengubah kriteria calon penyabet penghargaan Ballon D’or, yaitu pemain yang tidak merumput di Eropa berhak untuk menjadi kandidat selama mencatatkan prestasi penilaian.

Bila kriteria tersebut telah ditetapkan selama Pele aktif bermain, legenda Brasil itu bisa memenangi Ballon d’Or sebanyak tujuh kali, yaitu pada 1958, 1959, 1960, 1961, 1963, 1964, dan 1970.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*